iniSO.co – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia STAINH Situbondo mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, untuk naik kelas melalui peningkatan kualitas produk, inovasi teknologi, dan penguatan manajemen pemasaran.
Upaya tersebut diwujudkan melalui seminar bertajuk “IKA PMII STAINH Mendorong UMKM Naik Kelas melalui Sinergi Kebijakan Industri dan Inovasi Teknologi” yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Situbondo, Senin (9/3/2026).
Ketua IKA PMII STAINH Situbondo, Khoirul Rahman mengatakan kegiatan tersebut merupakan program perdana organisasi alumni yang bertujuan memperkuat kapasitas pelaku UMKM di daerah.
“Ini merupakan kegiatan perdana IKA PMII STAINH yang bertujuan untuk mendongkrak UMKM di Situbondo agar lebih maju dan berkembang,” kata Khoirul dalam keterangannya.
Seminar tersebut menghadirkan Deputi Usaha Mikro dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Riza Damanik sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, penyandang disabilitas, hingga pelaku UMKM di Situbondo.
Khoirul berharap kegiatan ini mampu memberikan wawasan baru bagi para pelaku usaha, terutama dalam meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, transformasi digital menjadi salah satu kunci penting agar UMKM lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua IKA PMII Kabupaten Situbondo, Hadi Priyanto mengapresiasi pelaksanaan seminar tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Hadi menilai salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM saat ini adalah lemahnya manajemen pemasaran. Banyak pelaku usaha mampu memproduksi barang dengan baik, namun masih kesulitan dalam menjual produknya ke pasar yang lebih luas.
“Persoalan utamanya adalah siapa yang akan membeli produk tersebut. Bagaimana pelaku UMKM belajar tentang pemasaran. Karena sebagian besar pelaku UMKM hanya mampu memproduksi, tetapi belum memiliki kemampuan menjual secara optimal. Ini yang perlu diperkuat,” ujarnya.
Melalui kegiatan seminar ini, IKA PMII STAINH Situbondo berharap tercipta sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha untuk mempercepat pertumbuhan UMKM agar lebih berdaya saing dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

