iniSO.co – Berdirinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kediri menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan UMKM agar naik kelas sekaligus memperkuat ekonomi berbasis desa. Hingga saat ini, sebanyak 97 gerai KDKMP telah rampung dibangun, dan 36 di antaranya telah menerima kendaraan operasional.
Penyerahan kendaraan operasional berupa truk roda enam dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama Forkopimda di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul, Senin (6/4/2026).
Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito menegaskan, program KDKMP tidak hanya berfokus pada percepatan pembangunan fisik, tetapi lebih pada keberlanjutan pengelolaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Bagi saya ini bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling lama bertahan mengelola koperasi karena mereka harus bisa memilah setiap potensi desa sesuai dengan fokusnya masing-masing,” ujar Mas Dhito.
Ia menjelaskan, kendaraan operasional tersebut nantinya akan disalurkan secara bertahap ke seluruh KDKMP. Secara keseluruhan, Kabupaten Kediri ditargetkan memiliki 344 KDKMP sesuai jumlah desa dan kelurahan, dengan proses pembangunan yang masih terus berjalan.
Program KDKMP ini juga sejalan dengan petunjuk pelaksanaan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025, yang membuka peluang berbagai sektor usaha untuk dikembangkan di dalam koperasi. Mulai dari gerai sembako, apotek desa, layanan simpan pinjam, klinik desa, hingga fasilitas cold storage dan logistik.
Menurut Mas Dhito, keberadaan KDKMP harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang adaptif terhadap potensi lokal. Salah satu contohnya adalah pengembangan komoditas unggulan seperti nanas yang tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah.
“Ketika desa punya potensi nanas, maka yang dijual seharusnya sudah dalam bentuk olahan. Diversifikasi produk ini penting untuk memperluas pasar sekaligus menggerakkan UMKM desa,” jelasnya.
Upaya diversifikasi produk tersebut dinilai mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Dengan dukungan koperasi yang terintegrasi, UMKM di desa diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kediri pun optimistis, kehadiran KDKMP akan menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Dengan dukungan infrastruktur, pembinaan, serta pengelolaan yang tepat, KDKMP diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi.

