Minke.id – Anggota DPRD Jombang, Muhammad Ishomuddin Haidar, memberikan tiga jurus jitu agar pelaku UMKM di Jombang mampu naik kelas dan bersaing di tengah tantangan zaman. Penyampaian ini disampaikan saat menjadi pemateri dalam Pelatihan Kewirausahaan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Jombang, bertempat di Balai Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kamis (8/5/2025).
Di hadapan puluhan pelaku UMKM, pria yang akrab disapa Gus Haidar menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan UMKM adalah kemampuan untuk terus berinovasi. Menurutnya, stagnasi adalah musuh utama dalam dunia usaha.
“Inovasi adalah nafas bagi pelaku usaha. Baik inovasi produk maupun strategi pemasaran, semuanya penting agar tidak tertinggal dari pesaing,” tegasnya.
Ia mendorong agar pelaku usaha mikro tidak takut mencoba hal-hal baru dan terbuka pada ide-ide segar yang bisa memikat konsumen.
Jurus jitu kedua yang disampaikan Gus Haidar adalah pentingnya pengembangan produk dan kolaborasi antar pelaku UMKM. Ia menyebut bahwa mempertahankan produk lama saja tidak cukup untuk bersaing di pasar yang dinamis.
“Kualitas, kemasan, dan daya saing harus terus ditingkatkan. Kolaborasi dengan UMKM lain juga bisa membuka peluang pasar lebih luas,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun jejaring usaha lokal yang kuat sebagai langkah strategis untuk bertumbuh bersama.
Jurus terakhir yang dianggap tak kalah penting oleh Gus Haidar adalah pemanfaatan teknologi digital. Ia mengingatkan bahwa UMKM yang tidak adaptif terhadap teknologi lambat laun akan tertinggal.
“Era digital membuka banyak peluang. Pelaku UMKM harus menguasai media sosial, e-commerce, dan sistem pembayaran digital agar mampu menjangkau pasar lebih luas,” ujarnya.
Pelatihan ini disambut antusias oleh peserta, terutama karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan nyata yang dihadapi pelaku UMKM saat ini.

