iniSO.co – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu penggerak utama perekonomian di Indonesia, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Selain berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sektor UMKM juga berperan besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Di Kabupaten Pasuruan, tercatat terdapat lebih dari 27.673 UMKM yang aktif bergerak di berbagai sektor usaha. Besarnya jumlah pelaku UMKM tersebut membuat pemerintah daerah memberikan perhatian serius agar UMKM dapat terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan Taufikhul Ghony mengatakan, peningkatan kapasitas dan kualitas UMKM menjadi kunci utama agar usaha yang dijalankan pelaku UMKM mampu bersaing dan naik kelas.
“Pelatihan dalam pengembangan kapasitas dan kualitas UMKM sangat penting agar usaha yang mereka jalani semakin maju dan berkembang,” jelas Ghony.
Untuk mendukung penguatan sektor UMKM, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 juta. Dana tersebut digunakan untuk berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan pelaku UMKM.
Menurut Ghony, anggaran tersebut difokuskan pada pelatihan manajemen keuangan UMKM, peningkatan kapasitas usaha, serta kegiatan pameran dan promosi produk unggulan UMKM.
“Anggaran ini kami manfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pelatihan manajemen keuangan bagi UMKM hingga pameran promosi gelar produk,” ujarnya.
Ghony menambahkan, pelatihan manajemen keuangan bagi UMKM di Kabupaten Pasuruan telah mulai dilaksanakan sejak pekan ini. Sementara itu, kegiatan pameran promosi UMKM bersifat supporting atau pendukung dalam memperluas akses pasar dan memperkenalkan produk lokal ke masyarakat luas.
“Untuk pelatihan manajemen keuangan UMKM sudah berjalan mulai pekan ini. Sedangkan pameran promosi dilaksanakan sebagai kegiatan pendukung,” sambungnya.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap UMKM dapat semakin profesional dalam pengelolaan usaha, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah.

