iniSO.co – Kapoksi Partai Gerindra Komisi XI DPR RI Wihadi Wijanto melakukan kunjungan kerja ke pabrik tahu di Desa Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (25/2/2026). Kunjungan ini dilakukan di sela agenda reses guna menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meninjau langsung perkembangan sektor UMKM di daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Wihadi berdialog langsung dengan pemilik usaha dan para pekerja pabrik tahu yang kini mengalami peningkatan produksi signifikan. Pemilik pabrik menyampaikan bahwa usahanya tidak hanya melayani pasar lokal Bojonegoro, tetapi juga telah menjangkau sejumlah wilayah di Jawa Tengah.
Pemilik pabrik mengungkapkan, dalam beberapa bulan terakhir permintaan produk tahu terus mengalami peningkatan. Lonjakan tersebut dipicu oleh berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berdampak langsung terhadap kebutuhan bahan pangan.
“Sejak program MBG berjalan, permintaan tahu meningkat pesat. Kapasitas produksi kami naik hingga 200 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, kenaikan produksi juga berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja lokal.
“Kenaikan ini sangat kami rasakan. Produksi bertambah, dan tenaga kerja juga ikut terserap,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wihadi Wijanto menilai peningkatan produksi pabrik tahu di Bojonegoro menjadi bukti nyata bahwa program pemerintah mampu mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor UMKM.
Menurutnya, penguatan UMKM harus dibarengi dengan sistem distribusi yang baik serta pendampingan berkelanjutan agar pelaku usaha lokal dapat terus berkembang dan menjaga kualitas produknya.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Jika distribusi diperkuat dan pendampingan dilakukan secara konsisten, maka dampaknya akan berkelanjutan,” tegasnya.
Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan peninjauan langsung proses produksi tahu serta dialog bersama para pekerja. Wihadi berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha daerah terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing.

